MENGAPA HARUS MLM?

Multi Level Marketing (MLM) atau Penjualan Berjenjang adalah suatu bentuk bisnis yang kembali booming sejak beberapa tahun belakangan ini.  Sekalipun demikian,  masih amat sangat banyak orang yang menunjukkan sikap antipati terhadap sistim bisnis ini dan tidak sedikit juga dari mereka yang mencoba untuk masuk kedalam bisnis ini namun kemudian gagal,  bukan karena tidak berhasil tetapi karena satu dan lain alasan kemudian memilih untuk berhenti.  Nah poin ini yang harus anda ingat baik-baik.  Tidak ada orang yang gagal dalam menjalankan bisnis MLM,  yang ada adalah orang-orang yang berhenti dan kemudian menyalahkan ketidak mampuannya untuk bertahan pada bisnis ini kepada sistim bisnis MLM itu sendiri.

Mereka-mereka yang berhenti melakukan dan merasa gagal inilah yang kemudian menghembuskan cerita-cerita negatif tentang bisnis MLM ini sehingga semakin menumbuhkan antipati terhadap bisnis ini.  Selain itu,  sikap dari para pelaku bisnis MLM dalam menjalankan bisnis ini juga yang seringkali terlalu agresif bahkan terkesan memaksa juga menambah deretan citra buruk bisnis MLM tersebut.

Tapi,  cobalah anda lepaskan dahulu semua pemikiran negatif anda tentang bisnis ini dan cobalah melihat dengan sudut pandang yang benar-benar netral sebelum kembali membuat penilaian terhadap bisnis ini.

MENGAPA HARUS MLM?

Bisnis MLM banyak ditolak karena masyarakat umum masih terpengaruh oleh pemikiran-pemikiran usang mengenai bisnis ini.

“Bisnis MLM adalah bisnis piramida yang hanya menguntungkan mereka-mereka yang lebih dulu bergabung”

Bisnis MLM sangat berbeda dengan bisnis piramida, meskipun suatu bisnis MLM menggunakan sistim binary sekalipun.  Supaya anda lebih jelas,  maka berikut ini adalah perbandingan antara bisnis MLM dengan sistim piramida.

BISNIS MLM

SISTIM PIRAMIDA

  • Biaya keanggotaan tergolong murah, apabila diharuskan dengan membeli paket produk pun, biaya keanggotaan tetap termasuk murah.  Hal ini dikarenakan pada bisnis MLM penghasilan diutamakan dari gabungan antara penjualan langsung dan pengembangan jaringan.
  • Biaya keanggotaan termasuk dengan paket pembelian produk tergolong sangat mahal.  Hal ini dikarenakan pada sistim piramida,  penghasilan utama adalah dari banyaknya anggota baru yang mendaftar.
  • Produk-produk yang diperjual-belikan merupakan produk-produk yang memang mempunyai manfaat dan dapat dipergunakan maksimal oleh pembeli.
  • Produk-produk yang dijual hanya merupakan kedok dan bukan merupakan pokok / pusat bisnisnya sendiri
  • Harga jual produk cenderung lebih murah dibandingkan dengan produk sejenis dipasaran.

 

  • Harga jual produk cenderung sangat mahal dibandingkan dengan produk sejenis dipasaran.
  • Penghasilan diperoleh melalui total onset penjualan produk serta pengembangan jaringan bisnisnya.
  • Penghasilan bukan diperoleh dari penjualan langsung produk-produknya,  melainkan dari banyaknya merekrut anggota baru.
  • Anggota tidak dibatasi dalam melakukan perekrutan,  serta tidak diperbolehkan menjadi member berkali-kali.  Umumnya pendaftaran berlaku seumur hidup dan mengikat bagi suami/istri
  • Setiap anggota dibatasi hanya boleh merekrut sejumlah orang,  tetapi tidak dibatasi untuk membeli beberapa keanggotaan (kavling) dalam system.
  • Disediakan system pembinaan serta pelatihan-pelatihan secara lengkap. Anggota diwajibkan untuk memahami sistim bisnis dan produknya sendiri.berhasilan
  • Tidak ada system pembinaan,  pemahaman produk dan sistem maupun pelatihan-pelatihan lainnya karena penekanan bisnisnya bukan pada penjualan produk tetapi pada perekrutan anggota baru.
  • Masa keanggotaan 1 tahun atau seumur hidup.
  •  Masa keanggotaan hanya singkat saja.

Sekarang sudah jelaskan bagi anda bahwa bisnis MLM sangat berbeda dari bisnis dengan sistim piramida.  Andalah yang harus berhati-hati untuk memilih karena memang umumnya bisnis sistim piramida menggunakan kedok MLM dalam menjaring anggotanya.

“Bisnis MLM tidak adil karena anda mencari uang dari orang lain”

Sebenarnya dalam menjalankan bisnis apapun,  kita pasti mempergunakan kekuatan networking kita untuk mendapatkan uang.  Bahkan bila kita menjadi pengusahapun kita seringkali menggunakan hubungan pertemanan kita untuk mendapatkan proyek,  dan hal tersebut sah-sah saja bukan?

“Bisnis MLM tidak adil karena anda mendapatkan uang dari kerja keras orang-orang yang anda rekrut”

Ini adalah sebuah pengertian mendasar yang salah tentang bisnis MLM.  Bisnis MLM yang benar-benar memenuhi kriteria bisnis pemasaran berjenjang / jaringan justru memberikan peluang kepada setiap anggotanya untuk bisa memperoleh keberhasilan berdasarkan kerja dan upaya yang mereka lakukan.  Suatu bisnis MLM yang baik hampir pasti mempunyai sistim bonus yang memberikan penghasilan lebih besar kepada mereka yang lebih berprestasi.

‘Bisnis MLM akan membuat anda kehilangan semua teman anda”

Pemikiran ini sah-sah saja karena muncul dari sikap pelaku MLM sendiri yang seringkali atau bahkan kebanyakan bersikap mengejar-ngejar bahkan memaksa orang-orang terdekatnya untuk bergabung.  Sikap yang salah ini kemudian berbenturan dengan penolakan yang masih tinggi terhadap bisnis ini seringkali memang menimbulkan friksi.  Tetapi, kondisi ini terjadi karena suatu kesalahan mendasar yang dilakukan pelaku MLM itu sendiri.  Pada orang-orang yang berhasil dibisnis ini,  mereka justru memperluas pertemanan mereka dengan orang-orang baru setiap harinya.

“Pelaku bisnis MLM seringkali menunjukkan sikap pemujaan (kultus) terhadap seorang leader atau bisnis itu sendiri”

Sudah bukan rahasia umum bahwa para leader bisnis MLM akan selalu membuat acara-acara pelatihan dan pembinaan bagi anggota-anggotanya dengan situasi yang penuh semangat,  kegembiraan, antusiasme dan sebagainya yang seringkali memang dikemas secara hingar bingar.  Bagi orang-orang diluar bisnis ini,  hal ini memang aneh dan dipandang dari sudut yang salah sebagai suatu pemujaan terhadap keberhasilan seorang leader.  Hal itu sama sekali tidak benar.  Situasi tersebut sebenarnya sama saja dengan kegembiraan suporter sepak bola yang bersorak sorai bahkan mengecat rambut dan wajah mereka sesuai dengan warna klub sepak bola jagoan mereka.  Situasi hingar bingar memang diciptakan untuk membangkitkan semangat dan motivasi,  tidak ada pemujaan didalamnya.

Nah,  sekarang anda sudah sedikit lebih terbuka terhadap bisnis MLM ini.  Gunakanlah pemikiran jernih anda dalam membuat keputusan dan lepaskan diri anda dari pengaruh pikiran negatif bisnis MLM yang tidak benar sebagaimana sudah dipaparkan diatas.

Namun mungkin pemaparan diatas tetap belum memberikan jawaban kepada anda MENGAPA HARUS MELAKUKAN BISNIS MLM?

Apabila anda cermati,  maka anda akan dengan mudah menjawab pertanyaan diatas.  Bisnis MLM adalah salah satu dari beberapa jenis bisnis yang oleh Robert T Kiyoshaki dalam bukunya yang terkenal “Cashflow Quadrant” serta “Poor Dad & Rich Dad” disebut sebagai suatu bisnis yang prospektif untuk dijalankan,  diantaranya karena alasan-alasan berikut ini :

  • Modal investasi kecil.  Keseluruhan biaya saat bergabung maupun modal awal yang dibutuhkan cenderung jauh lebih kecil dibandingkan bila anda membuka restoran,  butik atau membeli hak frenchaiser.  Karena modal investasinya yang kecil tersebut,  maka siapapun dapat memulai bisnis ini.
  • Resiko kecil.  Tentu saja karena modal investasinya kecil,  maka apabila anda “gagal” menjalankan bisnis ini,  maka resiko kerugian yang anda tanggung juga tergolong kecil.
  • Biaya Operasional kecil.  Dalam pengoperasiannya,  anda juga tidak membutuhkan pengeluaran besar seperti layaknya bisnis tradisional beromset sama.  Mengapa?  Dalam menjalankan bisnis jaringan,  anda sama sekali tidak perlu memikirkan biaya untuk menyewa gedung,  membuka kantor atau tempat, menggaji pekerja dan menyediakan stok barang serta sistim pendukung pemasaran.  Biasanya perusahaan MLM dimana anda bisa bergabung telah menyediakan seluruhnya untuk anda.
  • Felksibel.  Komitmen mengerjakan bisnis ini paruh waktu, masih dapat membuat anda berhasil menjalankan bisnis ini.  Anda tentu tidak dapat melakukan ini bila anda ingin membuka usaha tradisional, anda harus benar-benar fokus dan mencurahkan seluruh perhatian anda.  Pada bisnis MLM anda bisa memberikan komitmen paruh waktu anda yang bisa anda atur dan sesuaikan dengan kondisi anda.  Hal yang terpenting adalah,  anda benar-benar memberikan komitmen waktu  anda tersebut.
  • Bisa diwariskan.  Bisnis MLM yang bertahan hingga saat ini,  hampir secara umum memberikan fasilitas kepastian bahwa bisnis tersebut dapat diwariskan kepada ahli waris.  Hal inilah yang membuat para pelaku bisnis MLM yang berorientasi kepada masa depan memilih menggeluti dan berjuang demi keberhasilan dibisnis ini,  agar bisa memberikan sesuatu yang bernilai bagi anak-anaknya.
Nah,  cobalah anda pikirkan baik-baik dan dengan jernih betapa ke-4 alasan tersebut diatas sebenarnya membuat bisnis MLM adalah bisnis yang paling memungkinkan dan menguntungkan terutama bagi anda yang mempunyai impian-impian besar tetapi mempunyai keterbatasan dalam biaya -baik untuk modal awal maupun pengoperasiannya-.  Satu-satunya hal yang dibutuhkan dalam menjalankan binis MLM dan berhasil adalah KOMITMEN WAKTU DAN SEMANGAT ANDA UNTUK TETAP FOKUS.
Baca juga :

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: